Dengarlah Nyanyian Angin
Dengarlah Nyanyian Angin bercerita tentang anak-anak muda dalam arus perbenturan nilai-nilai tradisional dan modern di Jepang tahun 1960-1970-an. Dengan ringan, Haruki Murakami berhasil menggambarkan sosok kaum muda Jepang yang antikemapanan dan tak memilki bayangan ideal tentang masa depan. Novel pertama Murakami ini memenangi Gunzo Literary Award tahun 1979.
Novel ini memang mengisahkan tokoh “aku” yang berusia kurang lebih 21 tahun. Novel tersebut menceritakan tokoh aku yang pada saat itu sedang menjalani liburan musim panjang di Jepang. Intinya, tokoh aku yang ada di dalam novel ini menceritakan kisahnya sendiri dan pastinya dengan gaya bercerita yang cenderung ke arah autobiografi.
Cerita yang tokoh aku ceritakan tidak terlalu dangkal ataupun suram dan tidak juga menarik. Adapun hal yang sangat menonjol dari ceritanya yaitu tentang mantan-mantan kekasihnya. Namun, kisah yang paling terakhir begitu menarik dan membuat para pembacanya tidak habis pikir.
Ia juga mengisahkan tentang sahabatnya yang bernama Nezumi. Di mana arti dari namanya itu adalah tikus. Hubungannya sendiri cukup dekat dengan orang tersebut. Diceritakan bahwa Nezumi ini anak orang kaya, namun Ia selalu mengeluhkan tentang kehidupannya. Mungkin terasa aneh, karena Nezumi sendiri seringkali menuliskan cerita yang di dalamnya tidak ada adegan seks ataupun orang mati.
Additional information
| Mandeg | Mandeg Admin JaBar |
|---|---|
| Jumlah halaman | 119 |
| Penerbit | Kepustakaan Populer Gramedia |
| Tahun terbit | 2018 |
| Format | Buku |
| ISBN | 9786024244071 |
- Standard and Express delivery services are available for all items.
- Shipping costs are calculated at the checkout page (after delivery option & destination confirmation).
- Tracking is available for all delivery options.
- Items are delivered during standard business hours.


Reviews
There are no reviews yet.